Pages

Selasa, 18 Mei 2010

Penghijauan Bukan Monopoli Pemerintah


Program penghijauan yang dicanangkan pemerintah (Menanam 1 miliar) tidak semata dilakukan oleh pemerintah.

Buktinya LSM Indonesia Hijau di wilayah Kebon Kosong yang sebagian wilayah tanahnya HPL milik PPKK (Pusat Pengelolaan Komplek Kemayoran) diantaranya 60% yang terdiri dari RW 4-RW 13 selebih nya wilayah penduduk padat dari mulai RW 01–RW 03 Kelurahan Kebon Kosong kini terus berbenah diri dalam penyatuan konsepsi pembangunan berbasis masyarakat.

Salah satunya, menciptakan inovasi lingkungan hijau bagi pemukiman padat yang akan bekerja sama dengan berbagai eleman masyarakat. Sebanyak 10.000 pohon akan ditanam melalui gerakan serentak tanam mohon di wilayah Kebon Kosong baik dipesisir jalan sekunder Bendungan Jago-Sunter, lingkungan rumah tinggal dan perkantoran dilingkup PPKK

Kaitan dengan kegiatan tersebut secara bersamaan atas inisiatif serta pemberdayaan swadaya warga juga akan di resmikannya Gapura dilingkup RW 01 sebagai jalan kebanggaan wilayah serta menjadi percontohan Indonesia Hijau, dimana kawasan itu akan dibuat cinta lingkungan kawasan hijau berseri dalam lingkup rumah tinggal.

LSM Indonesia Hijau adalah komunitas cinta lingkungan yang dicanangkan Presiden SBY dalam program nasional penanaman pohon melalui Menteri Kehutanan Republik Indonesia untuk dilakukan secara serentak di wilayah maupun daerah.

Lurah Kebon Kosong Putut Linangkung, membenarkann bahwa kegiatan yang digelar pada tanggal 28 Maret dan Juni 2008 akan dilakukan serentak yang dilakukan bersama masyarakat itu sendiri dibantu PKK, Karang Taruna sebagai penggerak. LSM lingkungan hanya sebagai pemarkarsa kegiatan, kemungkinan target 10.000 akan terus digalakan hingga pada bulan Juni selesai.

"Intinya, sarana yang akan kita pacu adalah menyeimbangkan lingkungan warga yang hanya 40% untuk dapat selaras bersama dengan Wilayah Kota Bandar yang kini terus dikembangkan oleh PPKK sebagai pengelola teritorial, maka sinergi dengan pihak BLU-PPKK sangat kita perlukan dalam mendorong percepatan tata lingkungan masyarakat yang baik", kata Putut Linangkung.

Bulan Juni 2010 juga akan menjadi agenda tahunan bagi seluruh masyarakat dalam melakukan sepeda sehat dan cinta bersepeda yang dimanatkan Gubernur DKI Jakarta salah satunya dengan membuat event “Pollygon sport n’ smile 2010” dalam memberikan cinta udara bersih, khususnya wilayah kemayoran untuk kita terus lakukan menjadi kawasan yang terta, baik lingkungan perumahan, apartemen serta penduduk yang tertata baik.

Ini semua kita lakukan dasarnya dari keinginan masyarakat itu sendiri dalam melakukan kegiatan yang sifatnya kolosal, kami hanya memacu mereka untuk terus melakukan inovasi bagi lingkungan masyarakat untuk secara dini memahami lingkungan rumah tinggal yang baik dan sehat.

M.Fikri Darsono pengamat tata lingkungan dari KUTIP (Konsorsium Untuk Tranparansi

Informasi Publik), menegaskan untuk mengembalikan fungsi kembali wilayah Kemayoran menjadi hijau harus dilakukan dengan gerakan moral tanam pohon dari kesadaran masyarakat itu sendiri, LSM ini juga untuk terus menyerukan serta mengawal perilaku bagi pengembang yang tidak mematuhi dalam menciptakan konservasi hutan kota, termasuk lingkup kecil pada lingkup masyarakat.

Karena kalau tidak wilayah Kemayoran tetap akan menjadi titik rawan banjir, jika pemerintah tidak melakukan intervensi dalam mengembalikan fungsi bina lingkungan yang ada di Kemayoran, untuk Hutan Kota perlu dikembangkan minimal 22% dari lahan hak HPL seluas 454 Ha yang dikuasai oleh PPKK. Walaupun dampak pembanguinan BKT hanya pada mempercepat arus air lebih cepat surut, semuanya tergantung dari naik turunnya kali sentiong.

SUMBER : http://www.inilah.com/news/read/citizen-journalism/2010/03/20/410661/penghijauan-bukan-monopoli-pemerintah/

Penghijauan di Jakarta Utara 13 Ribu pohon ditanam


JAKARTA - Sejak Januari 2010 hingga kini 13.015 poiion ditanam warga Jakarta Utara. Ini mendukung program sejuta pohon dan pencanangan satu orang satu pohon. Guna mensukseskan program ini Minggu (21/2) pagi warga Sunter Agung bersama Wakil Camat Tanjung Priok Dwi Haryanto dan Lurah Sunter Agung Doni Soleh kerja bakti penanaman pohon dan membersihkan lingkungan RW 03, di Jalan Danau Sunter Barat KeL Sunter Agung, Minggu pagi (21/2). "Pada bulan Februari 2010 ini saja warga Sunter Agung sudah menanam 200 pohon pelindung maupun pohon yang berbunga," kata Lurah Sunter Agung, Doni Soleh.

Karja bakti ini juga dilakukan warga di lokasi yang merupakan titik Adipura seperti di SDN 013 Sunter Agung, SMAN 80, pertokoan Sunter. Selain setiap minggu kerja bakti di kelurahan Sunter Agung juga melakukan Jumat bersih. Muksin Haliman ketua RW 013 mengatakan pihaknya bersama warga akan terus mempercantik lingkungan. "Kami siap mendukung Pemkota Jakut mempertahankan Piala Adipura.

Let's Go Green

Bulan April ini masyarakat Amerika Serikat merayakan Earth Day. Apa itu Earth Day? Earth day adalah hari bumi nasional yang dicanangkan oleh pemerintah Amerika Serikat. Dengan kampanye Earth Day diharapkan masyarakat lebih peduli terhadap lingkungan. Banyak cara dilakukan masyarakat untuk merayakan Earth Day. Misalnya dengan kampanye daur ulang produk bekas dan menghemat energi.

Almarhum Senator Gaylord Nelson, pencetus Earth Daydi Amerika Serikat, mengharapkan dengan adanya hari bumi nasional,masyarakat dapat belajar tentang pelestarian lingkungan. Ia percaya dan melihat adanya sebuah hubungan antara melestarikan kekayaan alam dengan penghematan energi. Dengan memiliki pengetahuan dan dukungan seperti itu, melalui Earth Day, dunia akan memperoleh udara yang lebih segar,air yang lebih bersih, juga cagar alam dan margasatwa yang terpelihara dengan baik.

Rumah tangga merupakan pemakai energi listrikdan air yang cukup besar. Sekitar dua puluh persen dari seluruh pemakaian listrik, dikeluarkan oleh rumah tangga yang umumnya memiliki banyak peralatan rumah tangga berenergi listrik, seperti komputer,mesin cuci, pengering baju, lampu-lampu, mesin cuci piring, kulkas, AC,televisi, DVD player, radio, water heater dan lain-lain.

Menyelamatkan ketersediaan energi bumi sebetulnya bisa dimulai dari rumah tangga,tentu dengan suatu kesadaran dan disiplin. Berikut ini beberapa tips yang dapat dilakukan untuk mengurangi pembuangan energi listrik dan air secara percuma.

Pilih dan gunakan peralatan elektronik serta bohlam lampu yang berlabel ENERGY STAR. Menggunakan produk jenis ini, energi dan biaya bisa dihemat sampai 75 persen. ENERGY STAR mampu memancarkan cahaya (bagi lampu) yang jauh lebih efisien dan merata.

Alat-alat rumah tangga berlabel ENERGY STAR tidak saja pada lampu, masih banyak lainnya, seperti kompor gas, waterheater, dan oven. Maksud dari label yang biasanya ditempel di produkini, adalah menyediakan perkiraan kalkulasi berapa banyak konsumsi dan efisiensi energi dari produk-produk tersebut. Selain itu menunjukkan perbedaan jumlah konsumsi dan efisiensi dibanding produk yang sama berlabel lain.

Toilet berlabel WaterSense milik EPA (EnvironmentalProtection Agency), misalnya, pemakaian airnya hanya 1.3 galon. Lebih hemat 20 persen dari standar pemerintah Federal AS. Dan, 60 persen lebih irit dari toilet-toilet yang diproduksi sebelum tahun 1992.

Mulailah kebiasaan mendaur ulang di rumah. Misalnya taruh tong khusus untuk sampah daur ulang. Daur ulanglah produk-produk yang berkemasan kaleng,botol plastik, botol gelas, kardus, kertas, serta kemasan-kemasan sabun, shampo, kondisioner, odol, deodoran, make-up, serta obat-obat yang dijual.

Barang-barang seperti baju bekas, mainan anakyang tidak terpakai, alat elektronik yang sudah jelek tapi masih berfungsi seperti handphone, telepon, radio, TV, mesin DVD, jangan dibuang, lebih baik disumbangkan.

Bumi membutuhkan waktu ratusan tahun untuk mengurai sampah plastik sepertitas plastik kresek. Nah, untuk mengurangi pembuangan tas plastik kresek, beli dan pakai tas-tas khusus yang terbuat dari kain atau serat alami. Sekarang sudah tersedia di banyak supermarket atau drugstores.Jika belum punya, minta karyawan supermarket untuk menyediakan tas belanja yang terbuat dari kertas karton alias paperbag.

Harga dari Penghematan

Dengan cara mengganti lima peralatan lampu utama dengan model label ENERGY STAR pada setiap rumah di AS, maka mencegah pengeluaran gas-gas rumah hijau(greenhouse gases) kurang lebih sama dengan pengeluaran gas 10 juta mobil.

Jika setiap rumah di Amerika Serikat menginstalasikeran atau ujung aerator keran berlabel WaterSense, maka air yang bisa dihemat mencapai 60 milyar gallon air setiap tahunnya.

Memasang dan menggunakan toilet yang berefisiensi tinggi dapat menyelamatkan keluarga beranggotakan empat orang, kira-kira sejumlah $1,000 untuk sepuluh tahun kedepan.


SUMBER : http://www.kabarinews.com/article.cfm?articleID=31179

Sabtu, 01 Mei 2010

Kim Bum akan ke London sebagai Duta Lingkungan


Kim Bum akan bekerja sebagai penggerak kampanye perlindungan lingkungan dan menjadi juru bicara nya pada 23 Oktober 2009, dimana dia akan pergi ke pedesaan yang hijau, dan menjadi wartawan dengan tebang ke Londong pada tanggal tersebut.

Kim Bum akan berada di London, Inggris selama 6 hari untuk belajar dan latihan bagaimana menjadi duta lingkungan, spt mempelajari perlindungan lingkungan dengan alat transportasi yang ramah lingkungan. Manajemen Kim Bum pun mengatakan sangat berterimakasih atas kepercayaan kepada Kim Bum yang mempunyai image yang pure untuk ditunjuk menjadi duta lingkungan hijau.

setelah mempelajari bagaimana membuat lingkungan hijau yang ramah, Kim Bum akan kembali ke Korea untuk menjalankan tugas nya sebagai duta lingkungan.

GO GREEN!


Program Go Green mulai banyak dikembangkan oleh perusahaan di Indonesia. Walau di Indonesia sendiri belum ada peraturan yang mewajibkan perusahaan untuk melakukannya.

Dalam pidatonya di Pittsurgh pada Desember 2009, SBY mengatakan bahwa Indonesia berkomitmen untuk mengurangi emisi karbon sebesar 26% pada 2020. Komitmen ini tentu saja merupakan perkembangan positif dari keinginan Indonesia untuk menjalankan program Go Green.

Program Go Green/Eco Friendly direspon secara meluas oleh masyarakat Indonesia, terutama perusahaan. Bentuk dari program ini untuk perusahaan dapat berupa “Corporate Social Responsibilities” (CSR) maupun dalam bentuk produk yang dihasilkan. Beberapa perusahaan besar yang mulai melakukan program Go Green adalah Pertamina, Panasonic, Toyota, Danamon, Telkom dll.

Beberapa contoh dari program CSR yang telah dilakukan adalah program dari Toyota yang melakukan penanaman pohon, serta pelatihan bagaimana membuat tempat Biopori dan daur ulang sampah untuk daerah Bekasi serta Telkom sudah aktif menanam pohon lebih 6.000 pohon lebih untuk mensukseskan Batam Green & Clean di beberapa lokasi sejak 2008 hingga 2009.

Selain dari program CSR, produk yang dihasilkan pun mulai berlabel Go Green. Produk TV VIEra keluaran Panasonic yang dianggap ramah lingkungan karena dilengkapi dengan tempat penyimpanan daya dengan masa pakai panel 100.000 jam, RoHS Compliance, dan penyimpanaan energi dalam Mode Eco dan user-friendly dengan tekstur yang menarik mata. Perusahaan Adidas pun mulai mengikuti program ini, yaitu dengan mengeluarkan produk-produk yang mengunakan bahan daur ulang hingga bahan organik.

Apple sebagai merk ternama di dunia pun tidak mau tertinggal dalam mengembangkan produk yang ramah lingkungan, pengilangan beberapa zat yang berbahaya bagi bagi lingkungan pun mulai dilakukan. Cadmium, arsenik, merkuri, dan PVC merupakan contoh dari zat yang mulai maupun sudah dihilangkan dari produk Apple. Selain itu Apple juga melakukan recycle terhadap produk mereka. Pada tahun 2006 mereka dapat me-recycle 13 juta pound.

Perusahaan telepon genggam juga tidak mau tertinggal dalam urusan Go Green. Sony Ericsson merupakan perusahaan telepon genggam dengan usaha yang paling keras untuk melakukan Go Green dengan cara agar seluruh telepon genggamnya dapat di recycle.

Komitmen dari pemerintah pun semakin terlihat ketika menteri perindustrian MS Hidayat mengatakan bahwa pemerintah berencana perusahaan yang ramah lingkungan akan mendapat insentif fiskal. Tahun ini, ada 15 perusahaan yang masuk nominator industri hijau yang terbagi dalam tiga kategori yaitu industri kecil dan menengah (IKM), industri besar dan perusahaan BUMN. pemenangnya, untuk kategori IKM adalah PT Eka Nindya Karsa, untuk kategori ndustri besar PT Holcim Indonesia, dan untuk kategori BUMN PT Pupuk Kalimantan Timur. Hidayat menambahkan,program penghargaan bagi industri hijau ini merupakan kesepakatan dari Asia productivity Organization (APO).

Jika masyarakat, perusahaan, serta pemerintah berkomitmen untuk mengurangi emisi karbon hingga 26% pada 2020, maka bukan tidak mungkin bahwa komitmen SBY itu akan dapat terlaksana walau waktu yang tersedia cukup terbatas.